Rabu, 21 Desember 2011

panorama


PANORAMA SKETSA PRAMUKA
(LAPORAN PEMANDANGAN)



Membuat laporan panorama berbeda dengan membuat sketsa pemandangan atau melukis, sebab laporan panorama mempunyai beberapa aturan yang membedakannya dari gambar biasa, baik segi peralatan maupun teknik dari segi menggambarnya.
Panorama berguna untuk menggambarkan kembali situasi atau keadaan suatu daerah pada suatu waktu, dan jika kita kembali lagi ke daerah tersebut kita akan dapat melihat perubahan-perubahan yang terjadi.
Para prajurit biasa membuat laporan panorama sebagai bahan penyelidikan / pengintaian untuk menilai keadaan musuh, bagaimana posisinya, dimana letak persenjataanya, dan sebagainya. Sehingga mudah bagi prajurit tersebut untuk menyusun strategi meyerbu atau melumpuhkan lawan.

CARA MENGERJAKAN LAPORAN PANORAMA, YAITU :

1. Peralatan yang harus disediakan, seperti :
a. Kertas Lapran.
b. Pensil HB dan 2B untk mengarsir.
c. Ballpoint atau pulpen untuk menulis data dan keterangan.
d. Penggaris.
e. Kompas Bidik ( untuk mencari sasaran / arah yang dituju ).
f. Pembidik atau masker ( bias dibuat dari bahan kotak korek api dengantambahan benang atau kawat ).

2. Buatlah sebuah persegi panjang diatas kertas laporan, berukuran 2 : 1.
3. Bidiklah dengan kompas pada arah yang ditiju atau yang dicari, setelah melihat pada pembidik, tandai tempat tersebut. (misalnya Pohon, bukit, rumah dan sebagainya).
4. Pergunakan pembidik (masker), letak titik tengahnya harus tepat dengan tanda yang sudah kita tentukan dengan kompas sebelumnya.
5. Pindahkan pemandangan yang kamu lihat pada kotak pembidik ke kertas laporanmu berupa sketsa saja (bukan lukisan pemandangan).
6. Jangan menggambar tanda-tanda (benda / bentuk) yang bersifat sementara atau bergerak. (misalnya sekumpulan ternak, mobil dan sebagainya)
7. Mulailah mengarsir gambar panorama, mulailah dari yang terdekat terlebih dahulu baru yang jauh.
8. Selesaikan mengarsir, lengkapilah data-data atau keterangan pada laporanmu. Dari mulai data gambar, alat-alat yang kita pergunakan, samapi pada keterangan-keterangan selama pembuatan gambar. (cuaca, angina, arah dsb.)


KETERANGAN KHUSUS :

 Arsiran miring berlaku untuk pohon , semak dan desa.









 Arsiran mendatar untk bebatuan, sawah dan lading.












 Untuk pegunungan, gunung dan bukit. Arsiran mengikuti bentuknya.












 Semakin jauh, semakin renggang arsiran kita (kerapatan garis).












Catatan : Jika banyak yang kita dapatkan sebagai keterangan, maka kita dapat menambahkannya pada lembaran khusus sebagai lampiran.


Kemudian satu hal yang penting, jika kita ingin laporan kita baik, maka laporan kita harus :

 Bersih.
 Tepat Arah Sasaran Bidiknya (kompas).
 Alat-alat Lengkap.
 Keterangan Laporannya lengkap.
 Arsiran Rapid an benar.


Arsiran gambar pada kotak harus menggunakan Pensil


Gambar Alat sket :









Perhatikan contoh laporan panorama lalu lihat bagaimana membuat kotaknya, garis pinggir, arsiran , keterangan dan data-data lainya yang dianggap perlu. Jangan lupa mencantumkan Identitas pembuat (nama beserta keterangan-keterangannya.


-oO mmr.guys@yahoo.com Oo-



Contoh :

LAPORAN PANORAMA









Gambar panorama ini dibuat dari sisi Jalan Gunung Sebelah Kanan.



DATA GAMBAR :

Keterangan : Alat – alat :

1. Tempat : Jl. Gunung Ds …. 1. Kertas Laporan
2. Waktu : 10.45 WIB. 2. Pensil HB dan 2B
3. Cuaca : Cerah. 3. Mistar (penggaris)
4. Suhu : 29° C 4. Ballpoint
5. Angin : Kencang Kea rah Barat. 5. Kompas Bidik “torpedo”
6. Titik Sasaran : 180° . 6. Masker (pembidik).
7. Tanggal : 30 Nopember 1992



pembuat







regu garuda 


spensa kota ternate

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar